farmakognosi rps 6
penetapan kadar sari pada simplisia itu terbagi menjadi 2, yaitu penetapan kadar sari larut air dan penetapan kadar sari larut etanol . pada penetapan kadar sari larut etanol ini mempunyai tujuan yaitu untuk mengetahui jumlah senyawa yang dapat tersari dengan etanol dari suatu simplisia tersebut .
temukan saya rahmanda ayu delfina pada menit 1.28-3.19
Setalah saya nonton video yanh di buat oleh rahmnda di sini menyebut kan mesterasi selama kurang lebih 18 sampi 24 mengkapa harus 18 sampai 24 jam ? Tidak bisa kah 2 sampai 3 jam saja jika tidak mengapa apa alasan nya apa pengaruh nyaa
BalasHapuspada proses maserasi simplisia ini merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses ekstraksi. semakin lama waktu yang digunakan untuk maserasi ini maka semakin lama kontak anatara pelarut dengan bahan yang akan memperbanyak jumlah sel yang pecah dan bahan aktif yang terlarut. saat maserasi pun ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya kualitas dari simplisia ini sempurna, makanya tidak boleh melakukan proses yang tidak sesuai dengan arahan. karena juga maserasi ini proses yang perlu dilakukan dalam metode ekstraksi maka dilakukan dengan sebaiknya dan sesuai arahan agar kualitas dari simplisia pun terjamin kebagusannya.
HapusTadi rahmanda ada menyebutkan syarat kadar sari laurut simplisa itu kurang dari 11,4% mengapa harus kurang dari 11,4% dan apa saja yang termasuk kedalam 11,4% sayrat itu?
BalasHapuskarena pada contoh diatas saya mengambil simplisia rimpang kunyit,maka untuk kadar sari larut etanol itu memang sudah ketentuan nya,dan juga kenapa harus kurang dari 11,4% ,karena pada dasarnya jika kadar air dalam simplsia itu berlebih maka bisa memungkinkan simplsia itu tumbuh jamur yang dapat merusak dan mempengaruhi kualitas simplisia. maka persentase kadar nya harus kecil supaya simplisia bagus kualitasnya.
Hapus